Hukum Permintaan dan Hukum Penawaran
Jika semua asumsi diabaikan (ceteris paribus) : Jika harga semakin murah maka permintaan atau pembeli akan semakin banyak dan sebaliknya. Jika harga semakin rendah/murah maka penawaran akan semakin sedikit dan sebaliknya.
Semua terjadi karena semua ingin mencari kepuasan (keuntungan) sebesar-besarnya dari harga yang ada. Apabila harga terlalu tinggi maka pembeli mungkin akan membeli sedikit karena uang yang dimiliki terbatas, namun bagi penjual dengan tingginya harga ia akan mencoba memperbanyak barang yang dijual atau diproduksi agar keuntungan yang didapat semakin besar. Harga yang tinggi juga bisa menyebabkan konsumen/pembeli akan mencari produk lain sebagai pengganti barang yang harganya mahal.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Permintaan (Demand)
1. Perilaku konsumen / selera konsumen.
2. Ketersediaan dan harga barang sejenis pengganti dan pelengkap.
3. Pendapatan/penghasilan konsumen.
4. Perkiraan harga di masa depan.
5. Banyaknya/intensitas kebutuhan konsumen.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Penawaran (Suply)
1. Biaya produksi dan teknologi yang digunakan
2. Tujuan Perusahaan
3. Pajak
4. Ketersediaan dan harga barang pengganti/pelengkap
5. Prediksi / perkiraan harga di masa depan
Konsep Elastisitas dalam ekonomi
Elastisitas merupakan salah satu konsep penting untuk memahami beragam permasalahan di bidang ekonomi. Konsep elastisitas sering dipakai sebagai dasar analisis ekonomi, seperti dalam menganalisis permintaan, penawaran, penerimaan pajak, maupun distribusi kemakmuran.
Dalam bidang perekonomian daerah, konsep elastisitas dapat digunakan untuk memahami dampak dari suatu kebijakan. Sebagai contoh, Pemerintah Daerah dapat mengetahui dampak kenaikan pajak atau susidi terhadap pendapatan daerah, tingkat pelayanan masyarakat, kesejahteraan penduduk, pertumbuhan ekonomi, pertumbuhan investasi, dan indikator ekonomi lainnya dengan menggunakan pendekatan elastisitas. Selain itu, konsep elastisitas dapat digunakan untuk menganalisis dampak kenaikan pendapatan daerah terhadap pengeluaran daerah atau jenis pengeluaran daerah tertentu. Dengan kegunaannya tersebut, alat analisis ini dapat membantu pengambil kebijakan dalam memutuskan prioritas dan alternatif kebijakan yang memberikan manfaat terbesar bagi kemajuan daerah.
1. Elastisitas Harga Permintaan (Price Elasticity of Demand)
Elastisitas Harga Permintaan adalah tingkat perubahan permintaan terhadap barang/jasa, yang diakibatkan perubahan harga barang/jasa tersebut. Besar atau kecilnya tingkat perubahan tersebut dapat diukur dengan angka-angka yang disebut koefisien elastisitas permintaan. Macam-macam Elastisitas Harga Permintaan:
Berdasarkan nilainya, elastisitas permintaan dapat dibedakan menjadi lima, yaitu permintaan inelastis sempurna, inelastis, elastis uniter, elastis, dan elastis sempurna.
2. Elastisitas Silang (Cross Elasticity)
Elastisitas silang menunjukkan hubungan antara jumlah barang yang diminta terhadap perubahan harga barang lain yang mempunyai hubungan dengan barang tersebut. Hubungan tersebut dapat bersifat pengganti, dapat pula bersifat pelengkap. Terdapat tiga macam respons prubahan permintaan suatu barang (misal barang A) karena perubahan harga barang lain (barang B), yaitu: positif, negatif, dan nol.
1. Elastisitas silang positif. Peningkatan harga barang A menyebabkan peningkatan jumlah permintaan barang B. Sebagai contoh, peningkatan harga kopi meningkatkan permintaan terhadap teh. Kopi dan teh merupakan dua barang yang dapat saling menggantikan (barang substitutif).
2. Elastisitas silang negatif. Peningkatan harga barang A mengakibatkan turunnya permintaan barang B. Sebagai contoh, peningkatan harga bensin mengakibatkan penurunan permintaan terhadap kendaraan bermotor. Kedua barang tersebut bersifat komplementer (pelengkap).
3. Elastisitas silang nol. Peningkatan harga barang A tidak akan mengakibatkan perubahan permintaan barang B. Dalam kaus semacam ini, kedua macam barang tidak saling berkaitan. Sebagai contoh, kenaikan harga kopi tidak akan berpengaruh terhadap permintaan kendaraan bermotor.
Biaya dan Pendapatan
A. BIAYA (COST) Definisi Biaya menurut pakarnya :
a. Menurur Mulyadi
Biaya merupakan pengorbanan sumber ekonomi, yang diukur dalam satuan uang, yang telah terjadi atau yang kemungkinan akan terjadi satuan untuk satuan tertentu.
b. Sunarto
Biaya merupakan harga pokok atau bagiannya yang telah dimanfaatkan atau dikomsumsi untuk memperoleh pendapatan.
c. Sulasriningsih dan Zulkifli
Dalam artian sempit, biaya merupakan sumber ekonomi untuk memperoleh aktiva, sedangkan dalam artian luas, biaya merupakan pengorbanan sumber ekonomi yang dapat diukur dalam satuan uang yang telah terjadi atau secara potensial akan terjadi untuk mencapai tujuan tertentu.
Macam-maca biaya :
Menurut Mulyadi terdapat berbagai macam biaya dalam satu perusahaan yaitu :
1. Biaya Produksi
2. Biaya Pemasaran
3. Biaya Administrasi dan Umum
B. PENDAPATAN (REVENUE)
Misalkan kegiatan perekonomian suatu negara disederhanakan seperti berikut. Perusahaan
memproduksi barang dan jasa (Output nasional) kemudian perusahaan menjual barang dan
jasa ke sektor rumah tangga. Dengan demikian terdapat pengeluaran rumah tangga untuk
membeli barang dan jasa (pengeluaran nasional). Selanjutnya dari hasil penjualan tersebut
perusahaan harus membayar balas jasa untuk faktor-faktor produksi yang digunakan untuk
menghasilkan barang dan jasa tersebut.
Salah satu indicator tealah terjadinya alokasi yang efisien secara makro adalah nilai output
nasional yang dihasilkan sebuah perelonimian pada suatu periode tertentu. Sebab, besarnya
output nasional dapat menunjukkan beberapa hal penting dalam sebuah perusahaan.
Harus diingat bahwa arus lingkaran output, pengeluaran dan pendapatan itu merupakan tiga
cara untuk melihat Pendapatan Nasional. Jadi Pendapatan Nasional dapat didefinisikan :
Nilai barang dan jasa yang diproduksi di suatu negara dalam satu periode tertentu (satu
tahun)
Jumlah pengeluaran nasional untuk membeli barang dan jasa yang dihasilkan itu.
Jumlah pendapatan yang diterima oleh faktor-faktor produksi yang digunakan untuk
menghasilkan barang dan jasa tersebut.
Bentuk-Bentuk Struktur Pasar Konsumen - Persaingan Sempurna, Monopolistik, Oligopoli dan Monopoli
1. Pasar Persaingan Sempurna
Jenis pasar persaingan sempurna terjadi ketika jumlah produsen sangat banyak sekali dengan memproduksi produk yang sejenis dan mirip dengan jumlah konsumen yang banyak. Contoh produknya adalah seperti beras, gandum, batubara, kentang, dan lain-lain.
2. Pasar Monopolistik
Struktur pasar monopolistik terjadi manakala jumlah produsen atau penjual banyak dengan produk yang serupa/sejenis, namun di mana konsumen produk tersebut berbeda-beda antara produsen yang satu dengan yang lain. Contoh produknya adalah seperti makanan ringan (snack), nasi goreng, pulpen, buku, dan sebagainya.
3. Pasar Oligopoli
Pasar oligopoli adalah suatu bentuk persaingan pasar yang didominasi oleh beberapa produsen atau penjual dalam satu wilayah area. Contoh industri yang termasuk oligopoli adalah industri semen di Indonesia, industri mobil di Amerika Serikat, dan sebagainya.
4. Pasar Monopoli
Pasar monopoli akan terjadi jika di dalam pasar konsumen hanya terdiri dari satu produsen atau penjual. Contohnya seperti microsoft windows, perusahaan listrik negara (PLN), perusahaan kereta api (PT.KAI), dan lain sebagainya.
Uangdan Jenis-jenis Uang
Uang dalam ilmu ekonomi tradisional didefinisikan sebagai setiap alat tukar yang dapat diterima secara umum. Alat tukar itu dapat berupa benda apapun yang dapat diterima oleh setiap orang di masyarakat dalam proses pertukaran barang dan jasa. Dalam ilmu ekonomi modern, uang didefinisikan sebagai sesuatu yang tersedia dan secara umum diterima sebagai alat pembayaran bagi pembelian barang-barang dan jasa-jasa serta kekayaan berharga lainnya serta untuk pembayaran utang. Beberapa ahli juga menyebutkan fungsi uang sebagai alat penunda pembayaran.
Keberadaan uang menyediakan alternatif transaksi yang lebih mudah daripada barter yang lebih kompleks, tidak efisien, dan kurang cocok digunakan dalam sistem ekonomi modern karena membutuhkan orang yang memiliki keinginan yang sama untuk melakukan pertukaran dan juga kesulitan dalam penentuan nilai. Efisiensi yang didapatkan dengan menggunakan uang pada akhirnya akan mendorong perdagangan dan pembagian tenaga kerja yang kemudian akan meningkatkan produktifitas dan kemakmuran.
Pada awalnya di Indonesia, uang —dalam hal ini uang kartal— diterbitkan oleh pemerintah Republik Indonesia. Namun sejak dikeluarkannya UU No. 13 tahun 1968 pasal 26 ayat 1, hak pemerintah untuk mencetak uang dicabut. Pemerintah kemudian menetapkan Bank Sentral, Bank Indonesia, sebagai satu-satunya lembaga yang berhak menciptakan uang kartal. Hak untuk menciptakan uang itu disebut dengan hak oktroi.
Jenis-jenis Uang:
1. Uang Kartal
Uang kartal terdiri dari uang kertas dan uang logam. Uang kartal adalah alat bayar yang sah dan wajib diterima oleh masyarakat dalam melakukan transaksi jual beli sehari-hari.
Menurut Undang-undang Bank Sentral No. 13 tahun 1968 pasal 26 ayat 1, Bank Indonesia mempunyai hak tunggal untuk mengeluarkan uang logam dan kertas. Hak tunggal untuk mengeluarkan uang yang dimiliki Bank Indonesia tersebut disebut hak oktroi.
2. Uang Giral
Uang giral tercipta akibat semakin mendesaknya kebutuhan masyarakat akan adanya sebuah alat tukar yang lebih mudah, praktis dan aman. Di Indonesia, bank yang berhak menciptakan uang giral adalah bank umum selain Bank Indonesia. Menurut UU No. 7 tentang Perbankan tahun 1992, definisi uang giral adalah tagihan yang ada di bank umum, yang dapat digunakan sewaktu-waktu sebagai alat pembayaran. Bentuk uang giral dapat berupa cek, giro, atau telegrafic transfer.
Uang giral bukan merupakan alat pembayaran yang sah. Artinya, masyarakat boleh menolak dibayar dengan uang giral.
3.Uang Kuasi
Uang kuasi adalah surat-surat berharga yang dapat dijadikan sebagai alat pembayaran. Biasanya uang kuasi ini terdiri atas deposito berjangka dan tabungan serta rekening valuta asing milik swasta domestik.
Referensi:
- http://id.wikipedia.org/wiki/Jenis-jenis_uang
- http://id.wikipedia.org/wiki/Uang
- Mangkoesoebroto, Guritno, 1993, ”Ekonomi Publik,” Yogyakarta: BPFE
- Rosen, Harvey S., 1999, ”Public Finance,” 5th ed, United States: McGraw-Hill Companies
- Sudarman, Ari, 2000, ”Teori Ekonomi Mikro,” Buku 1, Yogyakarta: BPFE
- http://narenciel.blogspot.com/2010/05/struktur-pasar-yang-meliputi-pasar.html
- http://organisasi.org/pengertian-permintaan-dan-penawaran-hukum-faktor-yang-mempengaruhi
Jumat, 18 Juni 2010
Konsep Elastisitas dalam ekonomi
Elastisitas merupakan salah satu konsep penting untuk memahami beragam permasalahan di bidang ekonomi. Konsep elastisitas sering dipakai sebagai dasar analisis ekonomi, seperti dalam menganalisis permintaan, penawaran, penerimaan pajak, maupun distribusi kemakmuran.
Dalam bidang perekonomian daerah, konsep elastisitas dapat digunakan untuk memahami dampak dari suatu kebijakan. Sebagai contoh, Pemerintah Daerah dapat mengetahui dampak kenaikan pajak atau susidi terhadap pendapatan daerah, tingkat pelayanan masyarakat, kesejahteraan penduduk, pertumbuhan ekonomi, pertumbuhan investasi, dan indikator ekonomi lainnya dengan menggunakan pendekatan elastisitas. Selain itu, konsep elastisitas dapat digunakan untuk menganalisis dampak kenaikan pendapatan daerah terhadap pengeluaran daerah atau jenis pengeluaran daerah tertentu. Dengan kegunaannya tersebut, alat analisis ini dapat membantu pengambil kebijakan dalam memutuskan prioritas dan alternatif kebijakan yang memberikan manfaat terbesar bagi kemajuan daerah.
1. Elastisitas Harga Permintaan (Price Elasticity of Demand)
Elastisitas Harga Permintaan adalah tingkat perubahan permintaan terhadap barang/jasa, yang diakibatkan perubahan harga barang/jasa tersebut. Besar atau kecilnya tingkat perubahan tersebut dapat diukur dengan angka-angka yang disebut koefisien elastisitas permintaan. Macam-macam Elastisitas Harga Permintaan:
Berdasarkan nilainya, elastisitas permintaan dapat dibedakan menjadi lima, yaitu permintaan inelastis sempurna, inelastis, elastis uniter, elastis, dan elastis sempurna.
2. Elastisitas Silang (Cross Elasticity)
Elastisitas silang menunjukkan hubungan antara jumlah barang yang diminta terhadap perubahan harga barang lain yang mempunyai hubungan dengan barang tersebut. Hubungan tersebut dapat bersifat pengganti, dapat pula bersifat pelengkap. Terdapat tiga macam respons prubahan permintaan suatu barang (misal barang A) karena perubahan harga barang lain (barang B), yaitu: positif, negatif, dan nol.
1. Elastisitas silang positif. Peningkatan harga barang A menyebabkan peningkatan jumlah permintaan barang B. Sebagai contoh, peningkatan harga kopi meningkatkan permintaan terhadap teh. Kopi dan teh merupakan dua barang yang dapat saling menggantikan (barang substitutif).
2. Elastisitas silang negatif. Peningkatan harga barang A mengakibatkan turunnya permintaan barang B. Sebagai contoh, peningkatan harga bensin mengakibatkan penurunan permintaan terhadap kendaraan bermotor. Kedua barang tersebut bersifat komplementer (pelengkap).
3. Elastisitas silang nol. Peningkatan harga barang A tidak akan mengakibatkan perubahan permintaan barang B. Dalam kaus semacam ini, kedua macam barang tidak saling berkaitan. Sebagai contoh, kenaikan harga kopi tidak akan berpengaruh terhadap permintaan kendaraan bermotor.
Referensi :
Mangkoesoebroto, Guritno, 1993, ”Ekonomi Publik,” Yogyakarta: BPFE
Rosen, Harvey S., 1999, ”Public Finance,” 5th ed, United States: McGraw-Hill Companies
Sudarman, Ari, 2000, ”Teori Ekonomi Mikro,” Buku 1, Yogyakarta: BPFE
Dalam bidang perekonomian daerah, konsep elastisitas dapat digunakan untuk memahami dampak dari suatu kebijakan. Sebagai contoh, Pemerintah Daerah dapat mengetahui dampak kenaikan pajak atau susidi terhadap pendapatan daerah, tingkat pelayanan masyarakat, kesejahteraan penduduk, pertumbuhan ekonomi, pertumbuhan investasi, dan indikator ekonomi lainnya dengan menggunakan pendekatan elastisitas. Selain itu, konsep elastisitas dapat digunakan untuk menganalisis dampak kenaikan pendapatan daerah terhadap pengeluaran daerah atau jenis pengeluaran daerah tertentu. Dengan kegunaannya tersebut, alat analisis ini dapat membantu pengambil kebijakan dalam memutuskan prioritas dan alternatif kebijakan yang memberikan manfaat terbesar bagi kemajuan daerah.
1. Elastisitas Harga Permintaan (Price Elasticity of Demand)
Elastisitas Harga Permintaan adalah tingkat perubahan permintaan terhadap barang/jasa, yang diakibatkan perubahan harga barang/jasa tersebut. Besar atau kecilnya tingkat perubahan tersebut dapat diukur dengan angka-angka yang disebut koefisien elastisitas permintaan. Macam-macam Elastisitas Harga Permintaan:
Berdasarkan nilainya, elastisitas permintaan dapat dibedakan menjadi lima, yaitu permintaan inelastis sempurna, inelastis, elastis uniter, elastis, dan elastis sempurna.
2. Elastisitas Silang (Cross Elasticity)
Elastisitas silang menunjukkan hubungan antara jumlah barang yang diminta terhadap perubahan harga barang lain yang mempunyai hubungan dengan barang tersebut. Hubungan tersebut dapat bersifat pengganti, dapat pula bersifat pelengkap. Terdapat tiga macam respons prubahan permintaan suatu barang (misal barang A) karena perubahan harga barang lain (barang B), yaitu: positif, negatif, dan nol.
1. Elastisitas silang positif. Peningkatan harga barang A menyebabkan peningkatan jumlah permintaan barang B. Sebagai contoh, peningkatan harga kopi meningkatkan permintaan terhadap teh. Kopi dan teh merupakan dua barang yang dapat saling menggantikan (barang substitutif).
2. Elastisitas silang negatif. Peningkatan harga barang A mengakibatkan turunnya permintaan barang B. Sebagai contoh, peningkatan harga bensin mengakibatkan penurunan permintaan terhadap kendaraan bermotor. Kedua barang tersebut bersifat komplementer (pelengkap).
3. Elastisitas silang nol. Peningkatan harga barang A tidak akan mengakibatkan perubahan permintaan barang B. Dalam kaus semacam ini, kedua macam barang tidak saling berkaitan. Sebagai contoh, kenaikan harga kopi tidak akan berpengaruh terhadap permintaan kendaraan bermotor.
Referensi :
Mangkoesoebroto, Guritno, 1993, ”Ekonomi Publik,” Yogyakarta: BPFE
Rosen, Harvey S., 1999, ”Public Finance,” 5th ed, United States: McGraw-Hill Companies
Sudarman, Ari, 2000, ”Teori Ekonomi Mikro,” Buku 1, Yogyakarta: BPFE
Hukum Permintaan dan Penawaran
Dalam ekonomi terdapat permintaan (demand) dan penawaran (supply) yang saling bertemu dan membentuk satu titik pertemuan dalam satuan harga dan kuantitas (jumlah barang). Setiap transaksi perdagangan pasti ada permintaan, penawaran, harga dan kuantitas yang saling mempengaruhi satu sama lain.
A. Pengertian/Arti Definisi Permintaan dan Penawaran
Permintaan adalah sejumlah barang yang dibeli atau diminta pada suatu harga dan waktu tertentu. Sedangkan pengertian penawaran adalah sejumlah barang yang dijual atau ditawarkan pada suatu harga dan waktu tertentu.
Contoh permintaan adalah di pasar kebayoran lama yang bertindak sebagai permintaan adalah pembeli sedangkan penjual sebagai penawaran. Ketika terjadi transaksi antara pembeli dan penjual maka keduanya akan sepakat terjadi transaksi pada harga tertentu yang mungkin hasil dari tawar-menawar yang alot.
B. Hukum Permintaan dan Hukum Penawaran
Jika semua asumsi diabaikan (ceteris paribus) : Jika harga semakin murah maka permintaan atau pembeli akan semakin banyak dan sebaliknya. Jika harga semakin rendah/murah maka penawaran akan semakin sedikit dan sebaliknya.
Semua terjadi karena semua ingin mencari kepuasan (keuntungan) sebesar-besarnya dari harga yang ada. Apabila harga terlalu tinggi maka pembeli mungkin akan membeli sedikit karena uang yang dimiliki terbatas, namun bagi penjual dengan tingginya harga ia akan mencoba memperbanyak barang yang dijual atau diproduksi agar keuntungan yang didapat semakin besar. Harga yang tinggi juga bisa menyebabkan konsumen/pembeli akan mencari produk lain sebagai pengganti barang yang harganya mahal.
C. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Permintaan (Demand)
1. Perilaku konsumen / selera konsumen
Saat ini handphone blackberry sedang trend dan banyak yang beli, tetapi beberapa tahun mendatang mungkin blackberry sudah dianggap kuno.
2. Ketersediaan dan harga barang sejenis pengganti dan pelengkap
Jika roti tawar tidak ada atau harganya sangat mahal maka meises, selai dan margarin akan turun permintaannya.
3. Pendapatan/penghasilan konsumen
Orang yang punya gaji dan tunjangan besar dia dapat membeli banyak barang yang dia inginkan, tetapi jika pendapatannya rendah maka seseorang mungkin akan mengirit pemakaian barang yang dibelinya agar jarang beli.
4. Perkiraan harga di masa depan
Barang yang harganya diperkirakan akan naik, maka orang akan menimbun atau membeli ketika harganya masih rendah misalnya seperti bbm/bensin.
5. Banyaknya/intensitas kebutuhan konsumen
Ketika flu burung dan flu babi sedang menggila, produk masker pelindung akan sangat laris. Pada bulan puasa (ramadhan) permintaan belewah, timun suri, cincau, sirup, es batu, kurma, dan lain sebagainya akan sangat tinggi dibandingkan bulan lainnya.
D. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Penawaran (Suply)
1. Biaya produksi dan teknologi yang digunakan
Jika biaya pembuatan/produksi suatu produk sangat tinggi maka produsen akan membuat produk lebih sedikit dengan harga jual yang mahal karena takut tidak mampu bersaing dengan produk sejenis dan produk tidak laku terjual. Dengan adanya teknologi canggih bisa menyebabkan pemangkasan biaya produksi sehingga memicu penurunan harga.
2. Tujuan Perusahaan
Perusahaan yang bertujuan mencari keuntungan sebesar-besarnya (profit oriented) akan menjual produknya dengan marjin keuntungan yang besar sehingga harga jual jadi tinggi. Jika perusahaan ingin produknya laris dan menguasai pasar maka perusahaan menetapkan harga yang rendah dengan tingkat keuntungan yang rendah sehingga harga jual akan rendah untuk menarik minat konsumen.
3. Pajak
Pajak yang naik akan menyebabkan harga jual jadi lebih tinggi sehingga perusahan menawarkan lebih sedikit produk akibat permintaan konsumen yang turun.
4. Ketersediaan dan harga barang pengganti/pelengkap
Jika ada produk pesaing sejenis di pasar dengan harga yang murah maka konsumen akan ada yang beralih ke produk yang lebih murah sehingga terjadi penurunan permintaan, akhirnya penawaran pun dikurangi.
5. Prediksi / perkiraan harga di masa depan
Ketika harga jual akan naik di masa mendatang perusahaan akan mempersiapkan diri dengan memperbanyak output produksi dengan harapan bisa menawarkan/menjual lebih banyak ketika harga naik akibat berbagai faktor.
Referensi:
http://organisasi.org/pengertian-permintaan-dan-penawaran-hukum-faktor-yang-mempengaruhi
A. Pengertian/Arti Definisi Permintaan dan Penawaran
Permintaan adalah sejumlah barang yang dibeli atau diminta pada suatu harga dan waktu tertentu. Sedangkan pengertian penawaran adalah sejumlah barang yang dijual atau ditawarkan pada suatu harga dan waktu tertentu.
Contoh permintaan adalah di pasar kebayoran lama yang bertindak sebagai permintaan adalah pembeli sedangkan penjual sebagai penawaran. Ketika terjadi transaksi antara pembeli dan penjual maka keduanya akan sepakat terjadi transaksi pada harga tertentu yang mungkin hasil dari tawar-menawar yang alot.
B. Hukum Permintaan dan Hukum Penawaran
Jika semua asumsi diabaikan (ceteris paribus) : Jika harga semakin murah maka permintaan atau pembeli akan semakin banyak dan sebaliknya. Jika harga semakin rendah/murah maka penawaran akan semakin sedikit dan sebaliknya.
Semua terjadi karena semua ingin mencari kepuasan (keuntungan) sebesar-besarnya dari harga yang ada. Apabila harga terlalu tinggi maka pembeli mungkin akan membeli sedikit karena uang yang dimiliki terbatas, namun bagi penjual dengan tingginya harga ia akan mencoba memperbanyak barang yang dijual atau diproduksi agar keuntungan yang didapat semakin besar. Harga yang tinggi juga bisa menyebabkan konsumen/pembeli akan mencari produk lain sebagai pengganti barang yang harganya mahal.
C. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Permintaan (Demand)
1. Perilaku konsumen / selera konsumen
Saat ini handphone blackberry sedang trend dan banyak yang beli, tetapi beberapa tahun mendatang mungkin blackberry sudah dianggap kuno.
2. Ketersediaan dan harga barang sejenis pengganti dan pelengkap
Jika roti tawar tidak ada atau harganya sangat mahal maka meises, selai dan margarin akan turun permintaannya.
3. Pendapatan/penghasilan konsumen
Orang yang punya gaji dan tunjangan besar dia dapat membeli banyak barang yang dia inginkan, tetapi jika pendapatannya rendah maka seseorang mungkin akan mengirit pemakaian barang yang dibelinya agar jarang beli.
4. Perkiraan harga di masa depan
Barang yang harganya diperkirakan akan naik, maka orang akan menimbun atau membeli ketika harganya masih rendah misalnya seperti bbm/bensin.
5. Banyaknya/intensitas kebutuhan konsumen
Ketika flu burung dan flu babi sedang menggila, produk masker pelindung akan sangat laris. Pada bulan puasa (ramadhan) permintaan belewah, timun suri, cincau, sirup, es batu, kurma, dan lain sebagainya akan sangat tinggi dibandingkan bulan lainnya.
D. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Penawaran (Suply)
1. Biaya produksi dan teknologi yang digunakan
Jika biaya pembuatan/produksi suatu produk sangat tinggi maka produsen akan membuat produk lebih sedikit dengan harga jual yang mahal karena takut tidak mampu bersaing dengan produk sejenis dan produk tidak laku terjual. Dengan adanya teknologi canggih bisa menyebabkan pemangkasan biaya produksi sehingga memicu penurunan harga.
2. Tujuan Perusahaan
Perusahaan yang bertujuan mencari keuntungan sebesar-besarnya (profit oriented) akan menjual produknya dengan marjin keuntungan yang besar sehingga harga jual jadi tinggi. Jika perusahaan ingin produknya laris dan menguasai pasar maka perusahaan menetapkan harga yang rendah dengan tingkat keuntungan yang rendah sehingga harga jual akan rendah untuk menarik minat konsumen.
3. Pajak
Pajak yang naik akan menyebabkan harga jual jadi lebih tinggi sehingga perusahan menawarkan lebih sedikit produk akibat permintaan konsumen yang turun.
4. Ketersediaan dan harga barang pengganti/pelengkap
Jika ada produk pesaing sejenis di pasar dengan harga yang murah maka konsumen akan ada yang beralih ke produk yang lebih murah sehingga terjadi penurunan permintaan, akhirnya penawaran pun dikurangi.
5. Prediksi / perkiraan harga di masa depan
Ketika harga jual akan naik di masa mendatang perusahaan akan mempersiapkan diri dengan memperbanyak output produksi dengan harapan bisa menawarkan/menjual lebih banyak ketika harga naik akibat berbagai faktor.
Referensi:
http://organisasi.org/pengertian-permintaan-dan-penawaran-hukum-faktor-yang-mempengaruhi
Senin, 07 Juni 2010
Virus
Virus komputer merupakan program komputer yang dapat menggandakan atau menyalin dirinya sendiri dan menyebar dengan cara menyisipkan salinan dirinya ke dalam program atau dokumen lain. Virus komputer dapat dianalogikan dengan virus biologis yang menyebar dengan cara menyisipkan dirinya sendiri ke sel makhluk hidup. Virus komputer dapat merusak (misalnya dengan merusak data pada dokumen), membuat pengguna komputer merasa terganggu, maupun tidak menimbulkan efek sama sekali.
Cara Kerja Virus Komputer
Virus komputer umumnya dapat merusak perangkat lunak komputer dan tidak dapat secara langsung merusak perangkat keras komputer dengan cara memuat program yang memaksa over process ke perangkat tertentu misalnya VGA, Memory bahkan Procesor (terutama pada sistem operasi , seperti sistem operasi berbasis keluarga Windows (Windows 95, Windows 98/98SE, Windows NT, Windows NT Server, Windows 2000, Windows 2000 Server, Windows 2003, Windows 2003 Server, Windows XP Home Edition, Windows XP Professional, Windows XP Service Pack 1, Windows XP Service Pack 2, Windows Vista Service Pack 1 ) bahkan GNU/Linux. Efek negatif virus komputer terutama adalah memperbanyak dirinya sendiri, yang membuat sumber daya pada komputer (seperti CPU Real Time, penggunaan memori) menjadi berkurang secara signifikan. Hampir 95% Virus adalah virus komputer berbasis sistem operasi Windows. Sisanya, 2% menyerang Linux/GNU dengan versi kernel dibawah 1.4 (dan Unix, sebagai source dari Linux, tentunya), 1% menyerang Mac terutama Mac OS 9, Mac OS X (Tiger, Leopard). 2% lagi menyerang sistim operasi lain seperti FreeBSD, OS/2 IBM, dan Sun Operating System. Virus yang ganas akan merusak hardware dan sejenisnya.
Jenis-jenis Virus Komputer
Virus komputer sendiri adalah sebuah istilah umum untuk menggambarkan segala jenis serangan terhadap komputer. Namun, bila dikategorikan dari cara kerjanya, virus komputer dapat dikelompokkan ke dalam kategori sebagai berikut:
• Worm - Menduplikatkan dirinya sendiri pada harddisk. Ini membuat sumber daya komputer (Harddisk) menjadi penuh akan worm itu.
• Trojan - Mengambil data pada komputer yang telah terinfeksi dan mengirimkannya pada pembuat trojan itu sendiri.
• Hacking - merupakan serangan langsung dari hacker terhadap komputer pengguna yang mengakses laman internet tertentu, dengan atau tanpa program bantuan yang telah disisipkan di komputer pengguna.
• Backdoor - Hampir sama dengan trojan. Namun, Backdoor bisanya menyerupai file yang baik-baik saja. Misalnya game.
• Spyware - Virus yang memantau komputer yang terinfeksi.
• Rogue dan Ransomware - merupakan program yang meniru program antivirus dan menampilkan aktivitas layaknya antivirus normal, dan memberikan peringatan-peringatan palsu tentang adanya virus. Tujuannya adalah agar pengguna membeli dan mengaktivasi program antivirus palsu itu dan mendatangkan uang bagi pembuat virus rogue tersebut.
• Rootkit - Virus yang bekerja menyerupai kerja sistem komputer yang biasa saja.
• Polymorphic Virus Virus yang gemar beubah-ubah agar tidak dapat terdeteksi.
• Virus Telepon Seluler - merupakan virus yang khusus berjalan di telepon seluler, dan dapat menimbulkan berbagai macam efek, mulai dari merusak telepon seluler, mencuri data-data di dalam telepon seluler, sampai membuat panggilan-panggilan diam-diam dan menghabiskan pulsa pengguna telepon seluler.
Cara Mengatasi Virus Komputer
Serangan virus dapat dicegah atau ditanggulangi dengan menggunakan perangkat lunak Antivirus. Jenis perangkat lunak ini dapat juga mendeteksi dan menghapus virus komputer. Virus komputer ini dapat dihapus dengan basis data / database/ Signature-based detection, heurestik, atau peringkat dari program itu sendiri / Quantum. Digunakan oleh Norton.
Contoh antivirus yang bisa diandalkan dan menangkal virus adalah Kaspersky, Panda, Symantec, BitDefender, avast!, AVG, Avira AntiVir, Norton, Norman, McAfee, dan lain sebagainya.
Cara Kerja Virus Komputer
Virus komputer umumnya dapat merusak perangkat lunak komputer dan tidak dapat secara langsung merusak perangkat keras komputer dengan cara memuat program yang memaksa over process ke perangkat tertentu misalnya VGA, Memory bahkan Procesor (terutama pada sistem operasi , seperti sistem operasi berbasis keluarga Windows (Windows 95, Windows 98/98SE, Windows NT, Windows NT Server, Windows 2000, Windows 2000 Server, Windows 2003, Windows 2003 Server, Windows XP Home Edition, Windows XP Professional, Windows XP Service Pack 1, Windows XP Service Pack 2, Windows Vista Service Pack 1 ) bahkan GNU/Linux. Efek negatif virus komputer terutama adalah memperbanyak dirinya sendiri, yang membuat sumber daya pada komputer (seperti CPU Real Time, penggunaan memori) menjadi berkurang secara signifikan. Hampir 95% Virus adalah virus komputer berbasis sistem operasi Windows. Sisanya, 2% menyerang Linux/GNU dengan versi kernel dibawah 1.4 (dan Unix, sebagai source dari Linux, tentunya), 1% menyerang Mac terutama Mac OS 9, Mac OS X (Tiger, Leopard). 2% lagi menyerang sistim operasi lain seperti FreeBSD, OS/2 IBM, dan Sun Operating System. Virus yang ganas akan merusak hardware dan sejenisnya.
Jenis-jenis Virus Komputer
Virus komputer sendiri adalah sebuah istilah umum untuk menggambarkan segala jenis serangan terhadap komputer. Namun, bila dikategorikan dari cara kerjanya, virus komputer dapat dikelompokkan ke dalam kategori sebagai berikut:
• Worm - Menduplikatkan dirinya sendiri pada harddisk. Ini membuat sumber daya komputer (Harddisk) menjadi penuh akan worm itu.
• Trojan - Mengambil data pada komputer yang telah terinfeksi dan mengirimkannya pada pembuat trojan itu sendiri.
• Hacking - merupakan serangan langsung dari hacker terhadap komputer pengguna yang mengakses laman internet tertentu, dengan atau tanpa program bantuan yang telah disisipkan di komputer pengguna.
• Backdoor - Hampir sama dengan trojan. Namun, Backdoor bisanya menyerupai file yang baik-baik saja. Misalnya game.
• Spyware - Virus yang memantau komputer yang terinfeksi.
• Rogue dan Ransomware - merupakan program yang meniru program antivirus dan menampilkan aktivitas layaknya antivirus normal, dan memberikan peringatan-peringatan palsu tentang adanya virus. Tujuannya adalah agar pengguna membeli dan mengaktivasi program antivirus palsu itu dan mendatangkan uang bagi pembuat virus rogue tersebut.
• Rootkit - Virus yang bekerja menyerupai kerja sistem komputer yang biasa saja.
• Polymorphic Virus Virus yang gemar beubah-ubah agar tidak dapat terdeteksi.
• Virus Telepon Seluler - merupakan virus yang khusus berjalan di telepon seluler, dan dapat menimbulkan berbagai macam efek, mulai dari merusak telepon seluler, mencuri data-data di dalam telepon seluler, sampai membuat panggilan-panggilan diam-diam dan menghabiskan pulsa pengguna telepon seluler.
Cara Mengatasi Virus Komputer
Serangan virus dapat dicegah atau ditanggulangi dengan menggunakan perangkat lunak Antivirus. Jenis perangkat lunak ini dapat juga mendeteksi dan menghapus virus komputer. Virus komputer ini dapat dihapus dengan basis data / database/ Signature-based detection, heurestik, atau peringkat dari program itu sendiri / Quantum. Digunakan oleh Norton.
Contoh antivirus yang bisa diandalkan dan menangkal virus adalah Kaspersky, Panda, Symantec, BitDefender, avast!, AVG, Avira AntiVir, Norton, Norman, McAfee, dan lain sebagainya.
Jumat, 26 Maret 2010
Sejarah Bahasa Pascal
Turbo Pascal pada awalnya adalah kompiler Blue Label Pascal yang dibuat untuk sistem operasi komputer mikro berbasis kaset, NasSys, milik Nascom tahun 1981 oleh Anders Hejlsberg. Kompiler tersebut ditulis ulang untuk CP/M dan dinamai Compas Pascal, dan kemudian dinamai Turbo Pascal untuk sistem operasi MS-DOS dan CP/M. Versi Turbo Pascal untuk komputer Apple Macintosh sebenarnya pernah ditembangkan tahun 1986, namun pengembangannya dihentikan sekitar tahun 1992. Versi-versi lain pernah tersedia pula untuk mesin-mesin CP/M seperti DEC Rainbow dalam beberapa penembangan.
Versi 1 hingga versi 3
Borland membeli lisensi atas kompiler PolyPascal yang ditulis oleh Anders Hejlsberg (Poly Data adalah nama perusahaan yang didirikannya di Denmark), dan menambahkan antar muka pengguna serta editor. Anders kemudian bergabung sebagai karyawan dan menjadi arsitek atas semua versi kompiler Turbo Pascal dan tiga versi pertama Borland Delphi.[1]
Versi pertama dari Turbo Pascal, yang kemudian disebut sebagai versi 1, memiliki unjuk kerja yang sangat cepat dibandingkan kompiler pascal untuk komputer mikro lainnya. Kompiler tersebut tersedia untuk sistem operasi CP/M, CP/M-86, dan MS-DOS, dan penggunaannya sangat luas pada masa itu. Versi Turbo Pascal untuk CP/M saat itu bisa digunakan pada komputer Apple II yang sangat populer jika digunakan dengan sebuah Z-80 SoftCard, produk perangkat keras pertama yang ditembangkan microsoft di tahun 1980.
Pada saat itu CP/M menggunakan format berkas executable yang sederhana dengan menggunakan ekstensi .COM; sistem operasi MS-DOS bisa menggunakan baik .COM (tidak kompatibel dengan format yang terdapat pada CP/M) maupun format .EXE. Turbo Pascal pada saat itu hanya mendukung kode biner berformat .COM, pada masa itu hal tersebut tidak menjadi suatu bentuk keterbatasan. Perangkat lunak Turbo Pascal itu sendiri merupakan sebuah berkas berekstensi .COM dan berukuran sekitar 28 kilobita, termasuk editor, kompiler, dan linker, dan rutin-rutin pustaka. Efisiensii proses edit/kompilasi/jalankan lebih cepat dibandingkan dengan implementasi paskal pada kompiler lainnya disebabkan semua elemen yang terkait dalam pengembangan program diletakkan pada memori komputer (RAM), dan karena kompilernya sendiri merupakan kompiler berjenis single-pass compiler yang ditulis dengan bahasa assembler. Unjuk kerja proses kompilasi sangat cepat dibandingkan dengan produk lain (bahkan dibandingkan dengan kompiler C milik Borland sendiri).
Ketika pertama kali versi Turbo Pascal muncul pada tanggal 20 November 1983, jenis IDE yang digunakannya masih terbilang baru. Pada debutnya terhadap pasar perangkat lunak di Amerika, perangkat lunak tersebut dibandrol dengan harga USD$49.99. Kualitas kompiler pascal terintegrasi terdapat dalam Turbo Pascal sangat baik dibandingkan kompetitor lain dan atas fitur-fitur tersebut ditawarkan dengan harga yang terjangkau.
Versi 2 dan 3 merupakan pengembangan lebih lanjut dari versi sebelumnya, mampu berkerja dalam memori, dan menghasilkan berkas biner berekstensi .COM/.CMD. Dukungan atas sistem operasi CP/M dan CP/M-86 dihentikan setelah versi 3.
Sumber:http://id.wikipedia.org/wiki/Turbo_Pascal
Versi 1 hingga versi 3
Borland membeli lisensi atas kompiler PolyPascal yang ditulis oleh Anders Hejlsberg (Poly Data adalah nama perusahaan yang didirikannya di Denmark), dan menambahkan antar muka pengguna serta editor. Anders kemudian bergabung sebagai karyawan dan menjadi arsitek atas semua versi kompiler Turbo Pascal dan tiga versi pertama Borland Delphi.[1]
Versi pertama dari Turbo Pascal, yang kemudian disebut sebagai versi 1, memiliki unjuk kerja yang sangat cepat dibandingkan kompiler pascal untuk komputer mikro lainnya. Kompiler tersebut tersedia untuk sistem operasi CP/M, CP/M-86, dan MS-DOS, dan penggunaannya sangat luas pada masa itu. Versi Turbo Pascal untuk CP/M saat itu bisa digunakan pada komputer Apple II yang sangat populer jika digunakan dengan sebuah Z-80 SoftCard, produk perangkat keras pertama yang ditembangkan microsoft di tahun 1980.
Pada saat itu CP/M menggunakan format berkas executable yang sederhana dengan menggunakan ekstensi .COM; sistem operasi MS-DOS bisa menggunakan baik .COM (tidak kompatibel dengan format yang terdapat pada CP/M) maupun format .EXE. Turbo Pascal pada saat itu hanya mendukung kode biner berformat .COM, pada masa itu hal tersebut tidak menjadi suatu bentuk keterbatasan. Perangkat lunak Turbo Pascal itu sendiri merupakan sebuah berkas berekstensi .COM dan berukuran sekitar 28 kilobita, termasuk editor, kompiler, dan linker, dan rutin-rutin pustaka. Efisiensii proses edit/kompilasi/jalankan lebih cepat dibandingkan dengan implementasi paskal pada kompiler lainnya disebabkan semua elemen yang terkait dalam pengembangan program diletakkan pada memori komputer (RAM), dan karena kompilernya sendiri merupakan kompiler berjenis single-pass compiler yang ditulis dengan bahasa assembler. Unjuk kerja proses kompilasi sangat cepat dibandingkan dengan produk lain (bahkan dibandingkan dengan kompiler C milik Borland sendiri).
Ketika pertama kali versi Turbo Pascal muncul pada tanggal 20 November 1983, jenis IDE yang digunakannya masih terbilang baru. Pada debutnya terhadap pasar perangkat lunak di Amerika, perangkat lunak tersebut dibandrol dengan harga USD$49.99. Kualitas kompiler pascal terintegrasi terdapat dalam Turbo Pascal sangat baik dibandingkan kompetitor lain dan atas fitur-fitur tersebut ditawarkan dengan harga yang terjangkau.
Versi 2 dan 3 merupakan pengembangan lebih lanjut dari versi sebelumnya, mampu berkerja dalam memori, dan menghasilkan berkas biner berekstensi .COM/.CMD. Dukungan atas sistem operasi CP/M dan CP/M-86 dihentikan setelah versi 3.
Sumber:http://id.wikipedia.org/wiki/Turbo_Pascal
Sejarah Bahasa C
C adalah bahasa yang standar artinya suatu program yang ditulis
dengan versi bahasa C tertentu akan dapat di kompilasi dengan versi
bahasa C yang lain dengan sedikit modifikasi. Bahasa C tersedia hamper
disetiap jenis computer, Kode bahasa C sifatnya adalah portable dan
didukung dengan pustaka yang banyak.
Akar dari bahasa C adalah BCPL yang dikembangkan oleh Martin
Richards pada tahun 1967. Selanjutnya bahasa ini memberikan ide
kepada Ken Thompson, yang kemudian mengembangkan bahasa yang
disebut bahasa B pada tahun 1970. Perkembangan selanjutnya dari
bahasa B adalah bahasa C oleh Dennis Ricthie sekitar tahun 1970-an di
Bell Telephone Laboratories Inc. (sekarang adalah AT&T Bell Laboratories).
Bahasa C pertama kali digunakan di computer Digital Equipment
Corporation PDP-11 yang menggunakan system operasi UNIX. C adalah
bahasa standar, artinya suatu program ditulis dengan versi bahasa C
tertentu akan dapat dikompilasi dengan versi bahasa C yang lain dengan
sedikit modifikasi. Kepopuleran C membuat versi-versi yang banyak untuk
komputer mikro. Untuk menstandarisasikannya maka dibentuk komite
pada tahun 1983 yang menetapkan standar ANSI untuk bahasa C.
Hingga saat ini penggunaan bahasa C telah merata di seluruh
dunia. Hampir semua perguruan tinggi di dunia menjadikan bahasa C
sebagai salah satu mata kuliah wajib. Selain itu, banyak bahasa
pemrograman populer seperti PHP dan Java menggunakan sintaks dasar
yang mirip bahasa C.Kelebihan dan kekurangan bahasa C:
a. Kelebihan
- Bahasa C tersedia hampir di semua jenis Komputer
- Kode bahasa C sifatnya adalah Portabel (dapat digunakan di
semua jenis komputer).
- Bahasa C hanya menyediakan sedikit kata-kata kunci
- Proses executable program lebih cepat
- Dukungan pustaka yang banyak
- C bahasa pemrograman yang terstruktur dan merupakan
bahasa tingkat tinggi, namun dapat pula dikatakan sebagai
bahasa tingkat menengah karena mempunyai kemampuan
seperti bahasa low level (tingkat rendah).
b. Kelemahan
- Bahasa C merupakan bahasa yang cukup sulit dimengerti
terutama dalam hal sintaks-sintaksnya
Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/C_sharp,http://gudangrental.wordpress.com/2007/11/01/sejarah-bahasa-c/
dengan versi bahasa C tertentu akan dapat di kompilasi dengan versi
bahasa C yang lain dengan sedikit modifikasi. Bahasa C tersedia hamper
disetiap jenis computer, Kode bahasa C sifatnya adalah portable dan
didukung dengan pustaka yang banyak.
Akar dari bahasa C adalah BCPL yang dikembangkan oleh Martin
Richards pada tahun 1967. Selanjutnya bahasa ini memberikan ide
kepada Ken Thompson, yang kemudian mengembangkan bahasa yang
disebut bahasa B pada tahun 1970. Perkembangan selanjutnya dari
bahasa B adalah bahasa C oleh Dennis Ricthie sekitar tahun 1970-an di
Bell Telephone Laboratories Inc. (sekarang adalah AT&T Bell Laboratories).
Bahasa C pertama kali digunakan di computer Digital Equipment
Corporation PDP-11 yang menggunakan system operasi UNIX. C adalah
bahasa standar, artinya suatu program ditulis dengan versi bahasa C
tertentu akan dapat dikompilasi dengan versi bahasa C yang lain dengan
sedikit modifikasi. Kepopuleran C membuat versi-versi yang banyak untuk
komputer mikro. Untuk menstandarisasikannya maka dibentuk komite
pada tahun 1983 yang menetapkan standar ANSI untuk bahasa C.
Hingga saat ini penggunaan bahasa C telah merata di seluruh
dunia. Hampir semua perguruan tinggi di dunia menjadikan bahasa C
sebagai salah satu mata kuliah wajib. Selain itu, banyak bahasa
pemrograman populer seperti PHP dan Java menggunakan sintaks dasar
yang mirip bahasa C.Kelebihan dan kekurangan bahasa C:
a. Kelebihan
- Bahasa C tersedia hampir di semua jenis Komputer
- Kode bahasa C sifatnya adalah Portabel (dapat digunakan di
semua jenis komputer).
- Bahasa C hanya menyediakan sedikit kata-kata kunci
- Proses executable program lebih cepat
- Dukungan pustaka yang banyak
- C bahasa pemrograman yang terstruktur dan merupakan
bahasa tingkat tinggi, namun dapat pula dikatakan sebagai
bahasa tingkat menengah karena mempunyai kemampuan
seperti bahasa low level (tingkat rendah).
b. Kelemahan
- Bahasa C merupakan bahasa yang cukup sulit dimengerti
terutama dalam hal sintaks-sintaksnya
Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/C_sharp,http://gudangrental.wordpress.com/2007/11/01/sejarah-bahasa-c/
Kamis, 18 Maret 2010
Tugas Utiliti dalam Control Panel
Sistem operasi adalah penghubung antara hardware atau sistem komputer dengan aplikasi. Pada sistem operasi windows, apa yang dapat dilakukan oleh sistem operasi terhadap sistem komputer ditempatkan pada Control Panel. Control Panel telah melekat sebagai bagian dari sistem operasi Microsoft Windows sejak pertama rilis (Windows 1.0), control panel secara default diletakkan di dalam folder kusus dalam Program Manager. Perubahan drastis dimulai dari Windows 95, Control Panel diperlakukankan sebagai folder khusus, yaitu folder tidak ada secara fisik, tetapi hanya berisi shortcut ke berbagai applet seperti Add or Remove Program dan Internet Options. Secara fisik, applet ini disimpan sebagai file dngan ekstensi .cpl. Misalnya, applet Add or Remove Program disimpan dengan nama appwiz.cpl yang terletak di folder SYSTEM32.
Pada sistem operasi Windows 7, saat membuka Control Panel kita bisa memilih dalam bentuk yang sudah terkategori (category view) atau yang terpisah berdasarkan setiap jenis seting (classic view).
Tugas masing-masing utiliti dalam control panel antara lain :
1. Action Center
Sebuah fitur baru di windows 7, berguna untuk menampilkan peringatan peringatan agar sistem operasi ini berjalan mulus. Biasanya berkaitan dengan update, keamanan, backup, dll. Utiliti ini berguna untuk mengatur fitur fitur lain yang berkaitan seperti Backup and Restore, Windows Defender, Windows Firewall, Windows Update dan sebagainya.
2. Administrative Tools
Berisikan tools-tools yang dapat digunakan oleh administrator atau pengguna komputer yang sudah lebih berpengalaman, tools yang tersedia bervariasi tergantung versi windows yang digunakan. Pada bagian ini sistem operasi dapat mengatur dan memonitor berbagai hal, baik dari sisi keamanan, administrasi database, pencetakan, konfigurasi sistem, dan sebagainya.
3. AutoPlay
Mengatur apa yang akan dilakukan sistem operasi jika ada cd, dvd, ataupun removable drive lainnya saat terkoneksi dengan komputer. Berbeda dengan autorun, autoplay tidak dipicu oleh konfigurasi autorun yang telah tertananam pada removable drive tetapi oleh sistem operasi.
4. Backup and Restore
Mengatur dan melaksanakan fungsi backup sistem. Diperkenalkan sejak sistem operasi windows vista, utiliti ini terdiri dari dua kegiatan yang berbada. Backup digunakan untuk menyimpan data ke tempat yang lebih aman. Restore digunakan saat backup dari data diperlukan untuk menggantiakan data-data tersebut, misalnya saat data tersebut terhapus.
5. Bit locker Drive Encryption
Digunakan untuk mengenkripsi drive yang ada pada windows, termasuk removable disk. Enkripsi adalah cara untuk mengamankan data dari pihak lain. Berbeda dengan enkripsi file yang mengenkripsi file tertentu yang diinginkan, fitur enkripsi drive mengenkripsi seluruh drive. Artinya seluruh data yang ada pada drive atau partisi yang dienkripsi.
6. Color Management
Untuk mengatur konfigurasi manajemen warna tingkat lanjut yang digunakan untuk scanner, printer, ataupun monitor.
7. Credential Manager
Untuk mengatur penyimpanan password dan user name yang akan memudahkan user untuk login ke suatu web atau sejenisnya.
8. Date and Time
DIgunakan untuk mengatur hari, tanggal, zona waktu,juga untuk update dari server waktu di internet.
9. Default Programs
Mengatur aplikasi yang secara default diguanakan untuk membuka sebuah file. Pengaturan dapat berubah secara otomatis bila dalam sebuah komputer diinstall apliaksi baru yang dapat digunakan untuk menggantikan tugas dari aplikasi yang telah ada sebelumnya.
10. Desktop Gadgets
Untuk mengatur tampilan gadget(program kecil) yang telah terinstall.
11. Device Manager
Adalah sebuah tool untuk menampilkan hardware apa saja yang telah terinstall. Selain itu dapat digunakan untuk mengecek kompabilitas ataupun mencari update di internet jika driver yang dipakai tidak cocok.
12. Devices and Printer
Fungsinya hampir sama dengan device manager, tetapi dipishakan antara satu hardware dengan hardware lainnya. Pada setiap komponen terdapat akses kepada utiliti pengaturan yang berhubungan.
13. Display
Digunakan untuk mengubah tampilan layar monitor, baik latar belakang desktop atau wallpaper, screen saver, dan resolusi layar
14. Ease of Access Center
Mengatur fitur Ease of Access Center. Fitur ini diguankan untuk membantu user yang memiliki keterbatasan dan untuk memudahkan user untuk mengakses komputer.
15. Folder Options
Sebuah utiliti untuk mengatur folder dan file di dalamnya yang ada pada komputer.
16. Fonts
Digunakan untuk mengatur font yang telah terinstall di komputer. Melalui opsi ini font dapat ditambah atau dikurangi, serta dapat digunakan untuk melihat contoh tipografi yang ada pada font.
17. Getting Started
Sebuah aplikasi yang muncul pada kali pertama windows dijalankan, selanjutnya terserah kepada user mau diaktifkan atau tidak.
18. HomeGroup
Diguankan untuk mengatur pembagian(sharing) data, terutama pada jaringan lokal.
19. Indexing Options
Untuk mengatur Indexing Options yang diguankan untuk memepercepat pencarian file.
20. Internet Options
Digunakan untuk mengatur internet dan sambungan internet
21. Keyboard
Bergunakan untuk mengatur keyboard, terutama karena kebiasaaan setiap orang dalam mengetik tidaklah sama.
22. Location and Other Sensors
Digunakan untuk pengaturan sensor lokasi.
23. Mail
Digunakan untuk pengaturan e-mail.
24. Mouse
Digunakan untuk mengatur tampilan dan input dari pengguna mouse, karena kebiasaaan menggunakan mouse bagi tiap orang berbeda beda.
25. Network and Sharing Center
Digunakan untuk memantau dan menganalisis keterhubungan komputer dengan jariangan.
26. Notification Area Icons
Berguna untuk mengatur tampilan area notifikasi di sebelah pojok kanan bawah layar.
27. NVIDIA Control Center
Hanya dimiliki oleh Windows 7 yang menggunakan kartu grafis buatan NVIDIA dan terinstall Driver WHQL untuk Windows 7. Digunakan ntuk mengatur tampilan layar monitor, lebih banyak pengaturan yang dapat dilakukan pada utiliti ini seperti memutar layar atau konfigurasi multi monitor.
28. NVIDIA PhysX
Digunakan untuk mengatur konfigurasi PhysX pada komputer ang telah terinstall aplikasi tersebut.
29. Parental Control
Merupakan fitur untuk mengatur konten yang diperbolehkan untuk diakses oleh user tertentu (misalnya anak-anak). Pengaturan juga meliputi waktu pemakaian komputer, game yang boleh dimainkan, atau program yang boleh dijalankan oleh user tersebut.
30. Performance Information and Tools
Digunakan untuk memantau dan menganalisis performa komputer.
31. Personalization
Untuk membuat dan mengatur paket-paket personalisasi windows yang meliputi tampilan layar dan suara dari komputer.
32. Phone and Modem
Digunakan untuk pengaturan modem baik tipe wired ataupun wireless.
33. Power Options
Digunakan untuk mengatur penggunaan daya yang ada pada komputer.
34. Programs and Features
Digunakan untuk menambah, mengurangi, atau mengupdate program yang ada.
35. Recovery
Memiliki fungsi yang sana dengan fungsi restore, digunakan untuk mengembalikan data yang telah dibackup.
36. Region and Language
Untuk mengatur pengaturan bahasa, penggunaan desimal, mata uang, dan hal hal lain sesuai negara tempat user berada
37. Remote App and Desktop Connection
Digunakan untuk mengatur aplikasi yang dikendalikan dari komputer lainnya.
38. Sound
Digunakan untuk mengatur output suara pada setiap aksi yang dilakukan.
39. Speech Recognizion
Sebuah utiliti untuk mengubah pesan suara menjadi teks, meskipun masih jauh dari sempurna, utiliti ini sangat membantu dalam memberikan kemudahan bagi user.
40. Sync Center
Sync center sangat berguan untuk mensinkronisasikan file dari dua komputer, agar data yang baru diubah di satu komputer selalu terupdate di komputer lain.
41. System
Digunakan untuk melihat informasi apa yang spesifikasi dari komputer dan untuk mengubah berbagi pengaturan hardware, peformace, update.
42. Taskbar and Start Menu
Digunakan untuk mengatur tampilan dari taskbar dan Start Menu.
43. Troubleshooting
Berguna untuk membantu menyelesaikan masalah yang tengah dihadapi user, Troubleshooting pada control panel dibagi menjadi beberapa bagian sesuai dengan bidang yang akan dibantu.
44. User Accounts
Mengatur user account yang ada pada sebuah komputer. Sebuah user account berisi informasi seting-seting tersendiri yang diatur untuk pengguna yang bersangkutan. Berdasarkan hak dalam mengatur konfigurasi sistem operasi , user account dibedakan menjadi administrator, standard user, dan guest.
45. Windows CardSpace
Sebuah launcher untuk program windows CardSpace, program untuk mengatur hubungan dengan situs-situs internet.
46. Windows Defender
Pengatur konfigurasi, dan launcher program windows defender untuk mencegah spyware, atau program lain yang berpotensi merusak.
47. Windows Firewall
Mengatur konfigurasi firewall untuk mengindari akses komputer dari pihak-pihak yang tidak berhak, terutama saat terhubung ke jaringan maupun internet.
48. Windows Update
Digunakan untuk mengatur konfigurasi update windows secara otomatis saat pengguna online dengan menghubungi situs Microsoft.
Utiliti dalam control panel bisa saja bertambah jika pada sistem komputer tersebut ditambahkan hardware atau software baru, baik dari kartu grafis, modem, ataupun dari pengembang software seperti java atau Quick Time. Panel kontrol juga sangat berguna untuk memecahkan masalah sederhana, untuk masalah-masalah yang kompleks dan kita dapat memecahkan masalah sendiri. Informasi mengenai pemecahan masalah yang berkaitan dengan kontrol panel yang tersedia di situs web perbaikan komputer yang kebanyakan bebas biaya dan kita tidak perlu menelepon dalam perusahaan support komputer. Kita dapat memulai kontrol panel kontrol hanya dengan menulis di kotak run. control panel file tersebut berada dalam sistem akar dari sistem operasi dan juga dapat diakses dari sana.
Langkah demi langkah informasi tentang cara menggunakan panel kontrol tersedia secara gratis dari Microsoft website dan juga dapat ditemukan di berbagai situs web komputer seperti Dell, HP, dan Acer dll. Dianjurkan untuk melihat beberapa saran gratis yang tersedia di situs support komputer atau mencari dukungan untuk beberapa komputer perusahaan yang memberikan nilai uang. Namun sebagai saran ikuti petunjuk untuk mengatasi masalah yang dapat diperbaiki melalui penggunaan control panel yang disediakan oleh perusahaan support komputer yang sah atau Microsoft.
Pada sistem operasi Windows 7, saat membuka Control Panel kita bisa memilih dalam bentuk yang sudah terkategori (category view) atau yang terpisah berdasarkan setiap jenis seting (classic view).
Tugas masing-masing utiliti dalam control panel antara lain :
1. Action Center
Sebuah fitur baru di windows 7, berguna untuk menampilkan peringatan peringatan agar sistem operasi ini berjalan mulus. Biasanya berkaitan dengan update, keamanan, backup, dll. Utiliti ini berguna untuk mengatur fitur fitur lain yang berkaitan seperti Backup and Restore, Windows Defender, Windows Firewall, Windows Update dan sebagainya.
2. Administrative Tools
Berisikan tools-tools yang dapat digunakan oleh administrator atau pengguna komputer yang sudah lebih berpengalaman, tools yang tersedia bervariasi tergantung versi windows yang digunakan. Pada bagian ini sistem operasi dapat mengatur dan memonitor berbagai hal, baik dari sisi keamanan, administrasi database, pencetakan, konfigurasi sistem, dan sebagainya.
3. AutoPlay
Mengatur apa yang akan dilakukan sistem operasi jika ada cd, dvd, ataupun removable drive lainnya saat terkoneksi dengan komputer. Berbeda dengan autorun, autoplay tidak dipicu oleh konfigurasi autorun yang telah tertananam pada removable drive tetapi oleh sistem operasi.
4. Backup and Restore
Mengatur dan melaksanakan fungsi backup sistem. Diperkenalkan sejak sistem operasi windows vista, utiliti ini terdiri dari dua kegiatan yang berbada. Backup digunakan untuk menyimpan data ke tempat yang lebih aman. Restore digunakan saat backup dari data diperlukan untuk menggantiakan data-data tersebut, misalnya saat data tersebut terhapus.
5. Bit locker Drive Encryption
Digunakan untuk mengenkripsi drive yang ada pada windows, termasuk removable disk. Enkripsi adalah cara untuk mengamankan data dari pihak lain. Berbeda dengan enkripsi file yang mengenkripsi file tertentu yang diinginkan, fitur enkripsi drive mengenkripsi seluruh drive. Artinya seluruh data yang ada pada drive atau partisi yang dienkripsi.
6. Color Management
Untuk mengatur konfigurasi manajemen warna tingkat lanjut yang digunakan untuk scanner, printer, ataupun monitor.
7. Credential Manager
Untuk mengatur penyimpanan password dan user name yang akan memudahkan user untuk login ke suatu web atau sejenisnya.
8. Date and Time
DIgunakan untuk mengatur hari, tanggal, zona waktu,juga untuk update dari server waktu di internet.
9. Default Programs
Mengatur aplikasi yang secara default diguanakan untuk membuka sebuah file. Pengaturan dapat berubah secara otomatis bila dalam sebuah komputer diinstall apliaksi baru yang dapat digunakan untuk menggantikan tugas dari aplikasi yang telah ada sebelumnya.
10. Desktop Gadgets
Untuk mengatur tampilan gadget(program kecil) yang telah terinstall.
11. Device Manager
Adalah sebuah tool untuk menampilkan hardware apa saja yang telah terinstall. Selain itu dapat digunakan untuk mengecek kompabilitas ataupun mencari update di internet jika driver yang dipakai tidak cocok.
12. Devices and Printer
Fungsinya hampir sama dengan device manager, tetapi dipishakan antara satu hardware dengan hardware lainnya. Pada setiap komponen terdapat akses kepada utiliti pengaturan yang berhubungan.
13. Display
Digunakan untuk mengubah tampilan layar monitor, baik latar belakang desktop atau wallpaper, screen saver, dan resolusi layar
14. Ease of Access Center
Mengatur fitur Ease of Access Center. Fitur ini diguankan untuk membantu user yang memiliki keterbatasan dan untuk memudahkan user untuk mengakses komputer.
15. Folder Options
Sebuah utiliti untuk mengatur folder dan file di dalamnya yang ada pada komputer.
16. Fonts
Digunakan untuk mengatur font yang telah terinstall di komputer. Melalui opsi ini font dapat ditambah atau dikurangi, serta dapat digunakan untuk melihat contoh tipografi yang ada pada font.
17. Getting Started
Sebuah aplikasi yang muncul pada kali pertama windows dijalankan, selanjutnya terserah kepada user mau diaktifkan atau tidak.
18. HomeGroup
Diguankan untuk mengatur pembagian(sharing) data, terutama pada jaringan lokal.
19. Indexing Options
Untuk mengatur Indexing Options yang diguankan untuk memepercepat pencarian file.
20. Internet Options
Digunakan untuk mengatur internet dan sambungan internet
21. Keyboard
Bergunakan untuk mengatur keyboard, terutama karena kebiasaaan setiap orang dalam mengetik tidaklah sama.
22. Location and Other Sensors
Digunakan untuk pengaturan sensor lokasi.
23. Mail
Digunakan untuk pengaturan e-mail.
24. Mouse
Digunakan untuk mengatur tampilan dan input dari pengguna mouse, karena kebiasaaan menggunakan mouse bagi tiap orang berbeda beda.
25. Network and Sharing Center
Digunakan untuk memantau dan menganalisis keterhubungan komputer dengan jariangan.
26. Notification Area Icons
Berguna untuk mengatur tampilan area notifikasi di sebelah pojok kanan bawah layar.
27. NVIDIA Control Center
Hanya dimiliki oleh Windows 7 yang menggunakan kartu grafis buatan NVIDIA dan terinstall Driver WHQL untuk Windows 7. Digunakan ntuk mengatur tampilan layar monitor, lebih banyak pengaturan yang dapat dilakukan pada utiliti ini seperti memutar layar atau konfigurasi multi monitor.
28. NVIDIA PhysX
Digunakan untuk mengatur konfigurasi PhysX pada komputer ang telah terinstall aplikasi tersebut.
29. Parental Control
Merupakan fitur untuk mengatur konten yang diperbolehkan untuk diakses oleh user tertentu (misalnya anak-anak). Pengaturan juga meliputi waktu pemakaian komputer, game yang boleh dimainkan, atau program yang boleh dijalankan oleh user tersebut.
30. Performance Information and Tools
Digunakan untuk memantau dan menganalisis performa komputer.
31. Personalization
Untuk membuat dan mengatur paket-paket personalisasi windows yang meliputi tampilan layar dan suara dari komputer.
32. Phone and Modem
Digunakan untuk pengaturan modem baik tipe wired ataupun wireless.
33. Power Options
Digunakan untuk mengatur penggunaan daya yang ada pada komputer.
34. Programs and Features
Digunakan untuk menambah, mengurangi, atau mengupdate program yang ada.
35. Recovery
Memiliki fungsi yang sana dengan fungsi restore, digunakan untuk mengembalikan data yang telah dibackup.
36. Region and Language
Untuk mengatur pengaturan bahasa, penggunaan desimal, mata uang, dan hal hal lain sesuai negara tempat user berada
37. Remote App and Desktop Connection
Digunakan untuk mengatur aplikasi yang dikendalikan dari komputer lainnya.
38. Sound
Digunakan untuk mengatur output suara pada setiap aksi yang dilakukan.
39. Speech Recognizion
Sebuah utiliti untuk mengubah pesan suara menjadi teks, meskipun masih jauh dari sempurna, utiliti ini sangat membantu dalam memberikan kemudahan bagi user.
40. Sync Center
Sync center sangat berguan untuk mensinkronisasikan file dari dua komputer, agar data yang baru diubah di satu komputer selalu terupdate di komputer lain.
41. System
Digunakan untuk melihat informasi apa yang spesifikasi dari komputer dan untuk mengubah berbagi pengaturan hardware, peformace, update.
42. Taskbar and Start Menu
Digunakan untuk mengatur tampilan dari taskbar dan Start Menu.
43. Troubleshooting
Berguna untuk membantu menyelesaikan masalah yang tengah dihadapi user, Troubleshooting pada control panel dibagi menjadi beberapa bagian sesuai dengan bidang yang akan dibantu.
44. User Accounts
Mengatur user account yang ada pada sebuah komputer. Sebuah user account berisi informasi seting-seting tersendiri yang diatur untuk pengguna yang bersangkutan. Berdasarkan hak dalam mengatur konfigurasi sistem operasi , user account dibedakan menjadi administrator, standard user, dan guest.
45. Windows CardSpace
Sebuah launcher untuk program windows CardSpace, program untuk mengatur hubungan dengan situs-situs internet.
46. Windows Defender
Pengatur konfigurasi, dan launcher program windows defender untuk mencegah spyware, atau program lain yang berpotensi merusak.
47. Windows Firewall
Mengatur konfigurasi firewall untuk mengindari akses komputer dari pihak-pihak yang tidak berhak, terutama saat terhubung ke jaringan maupun internet.
48. Windows Update
Digunakan untuk mengatur konfigurasi update windows secara otomatis saat pengguna online dengan menghubungi situs Microsoft.
Utiliti dalam control panel bisa saja bertambah jika pada sistem komputer tersebut ditambahkan hardware atau software baru, baik dari kartu grafis, modem, ataupun dari pengembang software seperti java atau Quick Time. Panel kontrol juga sangat berguna untuk memecahkan masalah sederhana, untuk masalah-masalah yang kompleks dan kita dapat memecahkan masalah sendiri. Informasi mengenai pemecahan masalah yang berkaitan dengan kontrol panel yang tersedia di situs web perbaikan komputer yang kebanyakan bebas biaya dan kita tidak perlu menelepon dalam perusahaan support komputer. Kita dapat memulai kontrol panel kontrol hanya dengan menulis di kotak run. control panel file tersebut berada dalam sistem akar dari sistem operasi dan juga dapat diakses dari sana.
Langkah demi langkah informasi tentang cara menggunakan panel kontrol tersedia secara gratis dari Microsoft website dan juga dapat ditemukan di berbagai situs web komputer seperti Dell, HP, dan Acer dll. Dianjurkan untuk melihat beberapa saran gratis yang tersedia di situs support komputer atau mencari dukungan untuk beberapa komputer perusahaan yang memberikan nilai uang. Namun sebagai saran ikuti petunjuk untuk mengatasi masalah yang dapat diperbaiki melalui penggunaan control panel yang disediakan oleh perusahaan support komputer yang sah atau Microsoft.
Langganan:
Postingan (Atom)